efek

Minggu, 24 April 2011

Khasiat Protein dan Lemak Susu



Selama ini, pemahaman masyarakat tentang susu adalah sebagai sumber protein. Padahal, dalam susu terkandung begitu banyak zat penting lain yang bermanfaat bagi kesehatan tubuh.
Seperti dijelaskan Prof. Dr. Ir. Made Astawan, MS, dari Departemen Ilmu dan Teknologi Pangan Fakultas Teknologi Pertanian IPB, susu merupakan makanan dengan zat gizi yang cukup lengkap.
Secara umum, susu terdiri dari kandungan air sebanyak 87 persen dan sisanya  atau sekitar 13 persen adalah padatan. Padatan dalam susu dapat dibagi lagi menjadi lemak, karbohidrat, protein, mineral dan vitamin.
Kandungan protein dalam susu terbagi menjadi dua fraksi, yaitu whey (20 persen) dan kasein (80 persen). Menurut Made, kedua jenis protein tersebut berbeda dan memiliki peran penting bagi tubuh kita.
Whey adalah protein yang terlarut dalam serum susu pada tingkat keasaman (pH) 4.6 dan suhu 20 derajat celcius. Kandungan whey di antaranya adalah beta lactoglobulin, alpha lactalbumin, immunoglobullin, lactoferrin, dan lainnya.
"Whey begitu banyak manfaatnya. Misalnya beta lactoglobulin yang merupakan komponen terbesar dari whey, berguna untuk menstimulasi asam lemak bebas yang tidak menyebabkan kegemukan," kata Made dalam acara Temu Ilmiah Persatuan Ahli Gizi Indonesia (Persagi) di Jakarta Kamis, (21/4/2011).
Sedangkan kasein, lanjut Made, merupakan sumber asam amino dari suatu protein.  Manfaat kasein  di antaranya adalah untuk mencegah hipertensi, menstimulasi pembentukan energi, pertahanan terhadap bakteri dan virus, serta mengatur pertumbuhan di titik-titik tumbuh.
Selain menjadi sumber protein yang baik, susu juga memiliki kandungan lemak yang penting bagi kesehatan. Fungsi lemak pada susu, kata Made, mempunyai beragam fungsi, bahkan dapat berperan dalam mencegah suatu penyakit.
Pada anak-anak, konsumsi susu juga menjadi penting karena dapat membantu pertumbuhan otak yang sedang tumbuh dan berkembang. "Salah satu bahan baku penting untuk kecerdasan otak adalah kolesterol yang terkandung dalam lemak susu," ujarnya.   Dalam lemak susu, lanjut Made, terkandung beberapa fraksi di antaranya fosfolipid dan fosfatidil kolin yang berfungsi untuk meningkatkan kemampuan belajar dan memori anak.
Selain membantu perkembangan otak, lemak susu juga berfungsi sebagai anti kanker usus besar, dimana dapat meningkatkan apoptosis sel kolonik mutan. Lemak susu juga mendukung pertumbuhan bakteri baik (bersifat prebiotik, sebagai antihipertensi, antidiabetik dan imunomodulator.




Tidak ada komentar:

Posting Komentar