efek

Selasa, 11 Januari 2011

Sebab dia adalah masa lalumu

Sebab dia kini cuma masa lalumu, bukan masa depan! Ayo, berjalanlah terus. Lebih cepat! (HTR, 2011)
Melupakan seseorang yang pernah hadir dalam hidup kita adalah pekerjaan yang tidak mudah. Apalagi seseorang tersebut telah meninggalkan hal yang berkesan di hati kita apatah lagi jika seseorang tersebut pernah menaruh harapan buat masa depan kita. Butuh waktu dan juga usaha untuk (mencoba) melupakan bayang-bayang orang tersebut karena bisa jadi kita selalu terbayang dengan hal-hal yang terkait dengannya, seperti hobinya, makanan kesukaannya, tanggal lahirnya, keluarganya atau hal-hal yang tidak disukainya. Bahkan, wajahnya pun kerap terbayang-bayang di mata, hadir kembali dalam hari-hari kita.
Nah, jika hal tersebut melanda diri kita maka ada beberapa tips yang harusnya dilakukan agar kita tidak (terus) terlena terbawa suasana melankolis. Sedih atau penyesalan yang (harus ) hadir menemani hari-hari kita? Tentunya, kita tidak ingin mengalami trauma tersebut. Biarlah kabut menyelimuti bumi, tapi jangan biarkan ia masuk ke dalam hati dan pikiran kita. Untuk itu, hendaknya kita memperhatikan hal-hal di bawah ini:
1. Jangan menengok ke belakang. Tataplah masa depan karena kita hidup bukan untuk masa lalu, tetapi masa sekarang dan masa depan.
2. Lalui hari-hari dengan melakukan banyak aktifitas, tentunya yang bermanfaat. Kegiatan kita yang banyak sedikit demi sedikit dapat mengobati luka hati kita.
3. Mulailah menyusun rencana masa depan. Catatlah target-target yang hendak dicapai buat hidup ke depan. Kita bisa membaginya dalam kategori jangka pendek, jangka menengah atau jangka panjang.
4. Serahkan semuanya kepada Allah Yang Maha Kuasa karena di atas segalanya ada Dia. Hidup, rezeki, jodoh, dan maut kita sudah ada yang mengatur. Jadi, jangan sedih dan kecewa yang berlarut-larut dunk!
5. Tetap berdoa karena kekuatan doa adalah segala-galanya. Tidak ada yang merubah takdir seseorang, kecuali doa yang kuat dari seorang hamba kepada Rabb-Nya.
6. Terus berusaha dan semangat. Selain doa, kita juga perlu usaha, tentunya usaha yang baik-baik dan dihalalkan sesuai tuntunan syar’i..;-)
Sebab dia cuma masa lalumu..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar